Minggu, 10 Mei 2009

ASAL USUT



Kulit Domba Menyulap Keju


Alkisah, seorang pedagang arab sedang melakukan perjalanan melintasi gurun menggunakan kuda. Sebagai bekal minum ia menggantung kulit dari perut domba susu.Ketika haus dan mau minum susu dari kantongnya, ia terkejut bukan main. Sebab, susunya terpisah menjadi dua bentuk.Yang satu kental cenderung padat, satunya lagi berupa cairan.

Konon,dari situlah awal mula orang mengenal keju seperti yang kita kenal sekarang : bagian yang kental dan cenderung padat.Setelah ditelusuri,susu bekal musafir Arab itu berubah wujud gara-gara kantung kulit itu berasal dari binatang muda yang mengandung rennin, enzim penggumpal.

Nah, ditambah dengan terpaan sinar matahari dan goyangan tubuh kudanya,susu bekalnya berubah wujud menjadi keju. Si penggembara mendapati cairan (yang ternyata air sisa setelah susu menjadi keju) itu tetap bisa diminum dan kejunya bisa dimakan.

Keju dikenal sejak zaman Sumeria purba 4.000SM. Tradisi tertua yang melibatkan ekstrasi dan crafting susu berasal dari Mesopotimia.Sebuah catatan yang berkisah tentang Dei Ninchursag menyebutkan bahwa keju sudah diproduksi saat itu.

Penemu keju tidak diketahui pasti.Pada zaman Yunani kuno nama Aristaeus, anak dari Apollo dan Cyrene, disebut-sebut dalam Kitab Suci Perjanjian Lama sebagai penemu.Di zaman Romawi keju sudah menjadi industri rumahan.Pada rumah yang lebih besar,ada ruang khusus yang digunakan memasak keju.Dibikin pula dapur khusus untuk memprosesnya.

Pembuatan makanan enak dan bergizi dari susu dilakukan dengan keterampilan dan pengetahuan serta menggunakan standart tinggi.Kala itu,keju dari susu kambing dan domba menjadi makanan utama rakyat.Proses mematangkan keju telah dikembangkan dan dikenal secara luas sehingga dihasilkan keju dengan karakter dan rasa yang berbeda-beda.

Pada Abad Pertengahan rahib menjadi inovator dan pengembang keju, mulai dari yang klasik sampai yang muncul dipasaran saat ini. Karena, lingkungan biaralah yang menjadi pusat penghasil pertanian.Tak heran kalau nama-nama keju yang terkenal diambil dari nama biara
asal keju itu dproduksi. Seperti Port Salut, Maroilles, serta Saint-Nectaire.Begitu terkenalnya rahib sebagai pembuat keju,khususnya keju lembut,diberi gambar seorang rahib yang ceria.

Hingga tahun 1550 sudah dikenal lebih dari 50 jenis. Dalam hal perkejuan,Prancis terkenal paling banyak berkreasi. Dengan berkembangnya alat transportasi,utamanya kereta api di abad 19,keju bikinan Prancis menyebar sampai keluar negara.Pada pertengahan abad itu pula pembuatan keju berubah dari industri rumahan menjadi industri skala besar.

Perubahan itu tak lepas dari dukungan Louis Pasteur dengan temuannya berupa proses pasteurisasi.Sekarang dimungkinkan memproduksi keju dalam segala industri lebih besar dan dengan kualitas yang terjamin dan lebih seragam.Dan Prancis menjadi Produsen Keju terbesar.Perusahaan macam Bougrain,Fromageries Bel, atau Sodial dibalik semua itu.