Senin, 04 Mei 2009


Manage Your Mood by Food

You are really what you eat. Apa yang Anda makan mempengaruhi diri Anda, termasuk suasana hati Anda.

Karbohidrat And Mood

Makanan yang banyak mengandung karbohidrat, seperti roti, diketahui dapat membantu mempengaruhi suasana hati.Informasi ini pertama kali muncul bertahun-tahun yang lalu sejak adanya hasil penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi karbohidrat
dapat membantu mengatasi gangguan emosional yang banyak dihadapi para wanita sebelum menstruasi, seperti tercantum dalam jurnal Obstertic and Gynecology.

Penelitian lain seperti tercantum pada jurnal Appetite, juga menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dapat mendorong terjadinya perbaikan suasana hati pada mereka yang sedang dalam keadaan tertekan.Hal ini disebabkan karena konsumsi karbohidrat dapat membantu meningkatkan kadar tryptophan dan serotonin pada otak, yang berperan memberikan efek dan perasaan yang tenang dan nyaman. Pengaruh karbohidrat terhadap suasana hati ini diketahui mulai terasa setelah 90-180 menit mengkonsumsinya.

Tapi,tetap batasi jumlah karbohidrat yang dikonsumsi dan pastikan Anda memilih karbohidrat yang sehat, seperti roti gandum, buah-buahan, atau oat meal yang memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga tidak menyebakkan terjadinya kenaikkan kadar gula darah secara drastis.Journal American Medical Association menyatakan bahwa konsumsi karbohidrat dengan glikemik yang tinggi secara berlebihan didalam jangka waktu panjang diketahui erat kaitannya dengan gejala resistensi insulin dan penyakit diabetes.

Protein Dan Mood

Makanan yang banyak mengandung protein, seperti ikan, susu berprotein tinggi, dan daging, diketahui dapat meningkatkan konsentrasi. Hasil penelitian yang tercantum pada jurnal Psychomatic Medicine menunjukkan bahwa mereka yang mengkonsumsi protein diketahui memiliki tingkat konsentrasi yang lebih tinggi, apabila dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi karbohidrat. Efek protein ini diketahui mulai terasa setelah 120 menit mengkonsumsinya.

Hal ini disebabkan karena salah satu asam amino penyusun protein, yaitu tyrosine, dapat membantu meningkatkan sintesis senyawa norepinephrine dan dopamine dalam otak. Dopamine merupakan senyawa neurotransmitter yang mengatur proses transportasi informasi dalam otak. Kekurangan dopamine dapat menyebabkan pada gangguan ingatan dan konsentrasi. Sedangkan norepinephrine diketahui berperan penting dalam konsentrasi.Oleh karena itu pilihlah makanan dan produk olahan yang banyak mengandung protein tinggi dan asam amino yang lengkap.

Lemak dan Mood

Pengaruh makanan yang banyak mengandung lemak, seperti gorengan, terhadap suasana hati dalam jangka pendek belum diketahui jelas. Namun, kadar lemak dalam tubuh yang berlebihan tentu akan mengganggu kesehatan dan penampilan. Hal ini secara otomatis akan menyebabkan suasana hati menjadi tidak baik. Jadi sebaiknya hindarilah makanan-makanan berlemak. Jangan sampai orang-orang disekitar Anda menjadi korban mood buruk Anda.

Sekarang pilihan ditangan Anda. Untuk lebih bijak memilih konsumsi makanan yang tepat dan Sehat.