Jumat, 21 Agustus 2009

TOKOH



IN MEMORIAN ARYTON SENNA


Kematian tragis pembalap legendaris Aryton Senna, seakan tidak bisa dilupakan.Meski,udah lama berselang.Mendung kelabu masih bergelayut di kubu Williams Renault.Pasalnya, tim tersebut dituduh bertanggungjawab penuh atas peristiwa tersebut.

Menurut hasil penelusuran tim pencari fakta yang dibentuk tim Williams, terdapat 'ketidakberesan' pada lingkar kemudi mobil Senna. Itu yang akhirnya The King of Rain tidak dapat mengendalikan mobil di tikungan sirkuit Imola. Meski itu belum bisa dikatakan sebagai hasil akhir dari tim pencari waktu. Sekedar asumsi sementara.

Namun,sebuah foto di London Sunday Times,membuat geger.Foto tersebut memperlihatkan sebuah serpihan puing di lintasan Imola yang diambil beberapa detik sebelum kecelakan menimpa Senna.Banyak yang percaya, benda itulah yang menyebabkan mobil Williams Renault bernomor start 2, terlempar dari trek.

Spekulasi kemudian bermunculan.Puing tersebut diduga,berasal dari bekas kecelakaan yang terjadi menjelang Minggu kelabu itu. Pertama,Rubbens Barrichello dari Tim Jordan, yang kecelakaan namun selamat pada saat latihan hari Jum'at. Di hari Sabtu, ada lagi tragedi, kali ini Roland Ratzenberg dari Simtek, harus meregang nyawa karena kecelakaan ini.

"If I ever happen to have an accident that eventually cost me my life, I hope it is in one go. I would not like to be ini wheelchair injury it was. If I am going to live, I want to life fully...." kata Aryton Senna.