Senin, 02 November 2009

INFO SEHAT


Hati-hati dengan "Earphone"!

Anda sering mengenakan bekerja, di jalan sambil menunggu bus, atau menjelang tidur? Hati-hati, riset mengatakan bahwa penggunaan earphone bisa berbahaya untuk kesehatan telinga Anda.

Berdasarkan sebuah penelitian baru-baru ini di Amerika Serikat, sekitar 5,2 juta anak berusia 6-19 tahun terganggu pendengarannya gara-gara terlalu sering terpapar musik keras. Salah satu biang keladinya adalah pemakaian earphone selama berjam-jam dengan volume keras.

Para ahli kesehatan di sana memperkirakan, anak-anak generasi "iPod" ini bakal lebih awal mengalami presbiakusis, yakni ketulian akibat usia lanjut, sekitar usia 40-an. Normalnya, kondisi ini baru muncul sekitar usia 60-70 tahun.

Mengapa suara keras bisa merusak pendengaran? Suara yang masuk ke telinga diteruskan sel-sel rambut yang terletak pada koklea (rumah siput). Sel-sel rambut ini berfungsi menangkap frekuensi suara dan meneruskannya ke pusat persepsi pendengaran di otak.

Nah, suara berfrekuensi lebih dari 80 desibel (frekuensi suara dari earphone mencapai 95 desibel) dapat membuat sel-sel rambut kelelahan. Sel-sel yang terlalu lelah ini lama-kelamaan bisa rusak dan menurunkan fungsi pendengaran. Awalnya hanya sementara. Tetapi, bila kebisingan terus berlangsung, kerusakannya bisa permanen.

Jadi, jangan terlalu sering menggunakan earphone.Jika pun Anda ingin mendengarkan lagu lewatearphone, cukup dengarkan di saat lengang dan sepi. Karena, jika Anda mendengarkan earphone di saat suasana sedang ramai, Anda akan cenderung berusaha mengalahkan suara di sekitar dengan memasang volume setinggi-tingginya. Padahal, tingkat suara diearphone tidak akan mengalahkan suara bising di sekitar.(Kompas.com)