
Tanaman Pemakan Tikus Ditemukan
Sekelompok pakar ilmu botani yang dipimpin dua pakar dari Inggris Stewart McPherson dan Alastair Robinson baru-baru ini menemukan sejenis tanaman aneh yang mampu memakan tikus di Gunung Victoria di Filipina.
Melansir pemberitaan Telegraph,co.uk, Senin (17/8) disebutkan, tanaman ini tumbuh di antara sekian tanaman besar lainnya dan diyakini mampu memakan tikus dengan kandungan enzim seperti zat asam.
Tim ini terinspirasi untuk mencari tanaman tersebut setelah dua misionaris Kristen melaporkan telah melihat tanaman karnivora besar di tahun 2000 setelah mereka mendaki gunung tersebut.
McPherson dari Poole Dorset mengatakan, "Tanaman tersebut membuat perangkap yang spektakuler yang bisa menangkap tidak hanya serangga akan tetapi hewan pengerat. Sungguh menakjubkan tanaman seperti ini masih tetap ada di abad ke-21."
Tim ini sebenarnya telah mendeteksi tanaman ini tahun 2007 menyusul ekspedisi dua bulan disana dan hasil temuan mereka dipublikasikan di Botanical Journal of Linnean Society tahun ini setelah tiga tahun memelajari sebanyak 120 spesies tanaman seperti ini.
Mereka memutuskan untuk memberinama tanaman ini Nepenthes attenboroughii yang diambil dari nama penyiar acara satwa liar, Sir David. "Tim saya bersama saya memberikan nama tanaman tersebut guna menghormati Sir David yang hasil kerjanya menginspirasikan para generasi muda unutk memahami lebih dalam akan keindahan alam dunia," tambah McPherson.
Sir David (83 tahun) mengungkapkan, "Saya dihubungi oleh tim tersebut tak berapa lama usai mereka menemukan tanaman itu dan meminta izin dari saya untuk menggunakan nama saya dalam pemberian nama tanaman baru itu. Saya senang dan hanya mengucapkan terima kasih banyak." (Harian Global)